Berita

Program Penanaman Pohon dan Sayur Sistem Pola Asuh LLHPB PWA Bali Buahkan Hasil

Bali, Suara ‘Aisyiyah Program penanaman pohon dan sayur dengan sistem pola asuh oleh Lembaga Lingkungan Hidupan dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Bali mulai membuahkan hasil yang langsung dirasakan manfaatnya.

Program tersebut awalnya dicetuskan oleh LLHPB PP Aisyiyah bekerja sama dengan Lazismu PP Muhammadiyah yang diturunkan di 10 Wilayah dan 5 Daerah, salah satunya Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bali.

Ketua Divisi Lingkungan Hidup Hening Parlan saat di Bali dalam rangka training MDMC menyempatkan diri bertemu dengan pelaksana program LLHPB PW Aisyiyah Bali dan menyaksikan hasil panen sayuran. Ia menuturkan, ada tiga kabupaten yang menjadi tempat pelaksanaan program tersebut, yaitu Tabanan, Badung, dan Denpasar.

“Tabanan sudah melakukan panen yang keempat. Panen satu, dua, dan tiga, mereka bekerja sama dengan MKS dan MEK yang kemudian sebagai pelengkap untuk program pembagian Sembako gratis di masa pandemi oleh Aisyiyah,” tutur Hening pada Selasa (1/2).

Baca Juga: Program Penanaman Pohon dan Sayur Sistem Pola Asuh LLHPB Aisyiyah Memasuki Tahap Laporan

Hening menjelaskan, gerakan penanaman pohon dan sayur oleh LLHPB PP ‘Aisyiyah bekerja sama dengan Lazismu tersebut sangat penting, mengingat banyaknya manfaat yang bisa dirasakan.

“Pertama, ada kecukupan kebutuhan sayuran untuk rumah tangga. Kedua, ada komunikasi yang baik antara ibu-ibu ‘Aisyiyah dan orang-orang yang mendukung sehingga meningkatkan semangat untuk terus bergerak di dalam ‘Aisyiyah. Dan yang ketiga, memberikan nilai ekonomi karena sebagian hasil panen dapat dijual,” jelasnya.

Di samping itu, lanjut dia, menjadi salah satu cara untuk berkolaborasi dengan Majelis Ekonomi, Majelis Sosial, dan lain sebagainya karena dampaknya sangat baik.

Sementara itu, Ketua LLHPB ‘Aisyiyah Bali, Setyarti menuturkan bahwa program LLHPB PP ‘Aisyiyah dan Lazismu yang dilaksanakan di Bali berjalan sukses. “Program ini tidak berhenti saat sekarang, namun akan dilanjutkan karena giat menanam sayur dan pohon mempunyai dampak yang sangat baik terhadap warga ‘Aisyiyah maupun non ‘Aisyiyah,” tuturnya.

Program ini, kata Setyarti, merupakan salah satu solusi bagi kaum perempuan atau ibu-ibu ‘Aisyiyah untuk menanam berbagai jenis sayuran yang dapat segera dikonsumsi oleh rumah tangga.

Dia berharap program ini juga dapat menciptakan keuntungan ganda, yaitu dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta ikut menciptakan lingkungan yang bersih dan mengurangi polusi udara. (Iwan Abdul Gani)

Related posts
Berita

LLHPB PP Aisyiyah Terus Kirimkan Tim Khusus ke Cianjur

Cianjur, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) terus mengirim tim khusus ke beberapa titik…
Berita

LLHPB PWA Jawa Tengah Gandeng Muslimat NU Bagikan 2000 Bibit Tanaman ke Peserta KUPI

Jepara, Suara ‘Aisyiyah – Kamis (24/11), Ketua Divisi LH LLHPB Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah, Deny Ana I’tikafia bertandang ke kebun…
Berita

LLHPB PP Aisyiyah Terjunkan Tim ke Lokasi Gempa Cianjur

Cianjur, Suara ‘Aisyiyah – Usai dari menghadiri Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah ke-48 peserta maupun penggembira kembali ke kerumah masing-masing. “Belum sempat istirahat, terdengar berita…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *