Berita

PWA Sumbar Gelar Sosialisasi Tata Cara Registrasi Pangan Olahan bagi Utusan PDA Se-Sumbar

Padang, Suara ‘Aisyiyah Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Barat melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) menggelar sosialisasi tata cara registrasi pangan olahan di aula PWA Sumbar, Sabtu (12/3). Kegiatan diikuti 15 utusan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Sumbar dan UMKM. Hadir dalam kesempatan itu Ketua PWA Sumbar Meiliarni Rusli, Koordinator Substansi Pemeriksaan BBPOM di Padang Rahmawati Anwar, dan Kepala Dinas Koperasi UKM Sumbar Nazwir.

Dalam paparannya, Rahmawati Anwar mengatakan tentang UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Usaha Berbasis Risiko, di mana konsep besar di dalamnya adalah kemudahan berusaha, termasuk penerbitan izin edar.

“Oleh karena itu, tuntutan percepatan pemberian, transparansi, dan kemudahan berusaha riil dilaksanakan. Maka dalam konsep yang lebih besar lagi adalah langsung jemput bola, artinya datang untuk memberikan desk, bagaimana persyaratan itu bisa dipenuhi,” ujar Rahwamati.

Lebih lanjut dikatakan, registrasi sebagai bagian dari pre-market untuk persetujuan memberikan izin edar bukanlah administrasi semata, namun harus memenuhi standar GMP (Good Manufacturing Practice) atau standar pangan olahan yang baik dan keamanannya yang bila perlu diperkuat dengan hasil uji laboratorium.

Baca Juga: Berdaya Lewat Ekonomi Digital

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua PWA Sumbar Meiliarni Rusli mengatakan bahwa selain mendapatkan materi, peserta juga langsung memperoleh pendampingan hingga izin edar dikeluarkan. “Ini sebagai bukti kehadiran ‘Aisyiyah bersama pemerintah dalam memberikan kemudahan berusaha bagi warga Aisyiyah agar memperlancar mendapatkan izin edar,” ucapnya.

Meiliarni berharap setiap PDA mendorong pengembangan koperasi, Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA), dan Gerakan Lumbung Hidup ‘Aisyiyah (GLHA) sebagai basis menguatkan ekonomi perempuan berkemajuan, di mana UMKM sebagai upaya kebangkitan ekonomi umat pasca pandemi.

“’Aisyiyah terus berkolaborasi bersama masyarakat untuk menciptakan perempuan pengusaha yang andal dan mandiri dalam mewujudkan perempuan berkemajuan,” tuturnya.

Ketua MEK PWA Sumbar Siti Hadjir Samik mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program MEK dalam ketahanan pangan dan keamanan pangan dengan materi sosialisasi. “Kegiatan dapat terlaksana dengan semangat tim MEK di seluruh tingkatan,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi UKM Sumbar Nazwir menyampaikan akan mengawal para pelaku UMKM yang mengajukan izin edar ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM). Harapannya para pelaku UMKM, khususnya warga ‘Aisyiyah yang bergerak di bidang obat dan makanan memiliki izin edar sehingga aman dan layak dikonsumsi masyarakat. “’Aisyiyah memiliki potensi UMKM yang luar biasa. Kami siap support,” kata Nazwir. (RI/sb)

Related posts
Berita

Anwar Abbar: Warga Muhammadiyah Harus Punya Mentalitas Pengusaha

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Dalam Muktamar ke-47 di Makassar tahun 2015, Muhammadiyah menetapkan ekonomi sebagai pilar gerakan ketiga, setelah pendidikan dan pelayanan…
Berita

PDA Rembang Gelar Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah

Rembang, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Rembang menggelar wisuda sebagai puncak rangkaian kegiatan Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA). Wisuda diselenggarakan…
Berita

Jalin Kerja Sama, MEK PP Muhammadiyah dan Evermos Ingin Mengangkat Derajat UMKM

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah tandatangani nota kesepahaman dengan startup social-commerce, Evermos. Ketua PP Muhammadiyah yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.