Aksara

Rahim

Ibu (foto: pixabay)

Oleh: Hajar Nur S

 

Rahim…

Rahim…

Rahim…

 

Demikian kau biasa disebut

Kasih dan sayang,

Jadilah kasih-sayang

Begitu indah maknamu

Tak heran, karena dari rahim pula kita semua berasal

 

Namun,

rupanya nama dan pengabdianmu

tak seindah nasibmu

Masih saja ada kematian ibu,

karena kau, perempuan

pembawa rahim sepanjang waktu

tak berhak atas tubuhmu

Penguasa pun lalai,

mereka juga berasal dari rahim

Related posts
Aksara

Nuruddin Ar-Raniri dan Polemik tentang Wujud Tuhan

Oleh: Muhammad Ridha Basri* Judul                : Sisi Lain Nuruddin Ar-Raniri: Kritik Filologis Spiritualitas Nusantara Penulis             : Adib Sofia Penerbit          : Suka Press…
Aksara

Titik Balik

Oleh: Maulinda Rawitra Pradanti   Entah apa yang dirasa Campur aduk bak lontong balap Mau ambil yang ini, Ternyata terambil yang itu…
Aksara

Menawar Luka

Oleh: Cheny Kurata A’yun   Hai luka, bagaimana pedihmu hari ini? Kenapa kau terus membual tentang rasamu? Terus merunduk mengatakan tak apa,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.