Rakernas Virtual 2020: LLHPB Aisyiyah se-Indonesia Persiapkan Kelentingan Keluarga dan Komunitas dalam Menghadapi Multi Bencana

Berita 29 Nov 2020 0 67x

 Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah- Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat Aisyiyah selenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara daring melalui Zoom pada 15 November 2020 dengan mengangkat tema “Membangun Kelentingan Keluarga dan Komunitas dalam Menghadapi Multi Bencana”.

Acara Rakernas ini dihadiri sebanyak 102 orang peserta dari 26 LLHPB Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah se Indonesia dan 14 orang anggota LLHPB PP Aisyiyah. Rakernas virtual ini membahas 3 agenda utama yaitu (1) Konsolidasi Nasional LLHPB PWA se Indonesia, (2) Laporan dan Monitoring Kegiatan LLHPB PWA se Indonesia, dan (3) Evaluasi Program 2015 – 2020 dan Perencanaan Program Kerja 2020 – 2022.

“Tema Rakernasnya sangat relevan dengan upaya Aisyiyah dalam mewujudkan masyarakat yang sadar lingkungan dan tangguh menghadapi bencana. Mudah-mudahan tema yang luar biasa ini mampu diwujudkan oleh kita semua pada saat ini.” ungkap dr. Atikah M Zaki, MARS Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Koordinator Bidang LLHPB dalam sambutannya.

“Kami dari Pimpinan Pusat Aisyiyah coordinator LLHPB dan Majelis Kesehatan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ibu-Ibu yang telah melaksanakan semua program-program yang telah ada, dan program-program yang kerjasama dengan Lembaga donor di luar seperti The Asia Foundation dengan program Lentingnya, kemudian dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), dan Majelis Ekonomi, serta Majelis Kesehatan.” imbuhnya. Ia juga memberi arahan, agar program kerja LLHPB Aisyiyah ke depan dapat meningkatkan kerja sama dengan antar lembaga dan majelis di antara Aisyiyah, serta mengajak dan mensinergikan dengan program-program yang ada di Aisyiyah maupun Muhammadiyah.

Ketua LLHPB PP Aisyiyah Dra. Nurni Akma dalam sambutannya mengingatkan bahwa intensitas bencana yang merusak lingkungan terus meningkat. Menurutnya, hal ini membutuhkan sebuah langkah konkrit dan massif sebagai gerakan. “LLHPB harus mampu mengambil peran yang berfokus pada perlindungan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan. LLHPB juga penting untuk membangun pengkaderan di lingkungan ‘Aisyiyah khususnya di LLHPB, dengan melibatkan mereka yang mempunyai energi untuk bergerak melindungi sesama manusia, bergerak cepat dan tepat, sehingga bisa menggerakkan seluruh komponen ‘Aisyiyah.” terang Ibu Nurni.

Dalam penanggulangan bencana, bu Nurni menyampaikan bahwa fokus LLHPB selama ini masih pada respon bencana, “Padahal paradigma harusnya bergeser dari respon bencana menjadi pengurangan risiko bencana”. Ia juga berharap, sinergi antara Aisyiyah dengan Muhammadiyah mesti ditingkatkan agar pergerakan semakin kuat dan berdampak pada kemaslahatan umat, “Dalam perencanaan program kita tetap berprinsip yaitu rahmatan lil alamin, meningkatkan ilmu pengetahuan, dan memperhatikan keterlibatan daerah.”

Mengenai hasil yang diharapkan dari Rakernas ini, Ibu Rahmawati Husein, PhD selaku Wakil Ketua LLHPB Pimpinan Pusat Aisyiyah berharap pertemuan ini mewadahi ruang konsolidasi terkait organisasi dan kepemimpinan, “Sebagai lembaga yang baru kita ingin mengetahui bagaimana gerak langkah LLHPB di seluruh Indonesia.”

Selain itu, menurutnya, pertemuan ini diharapkan bisa mendapatkan masukan tentang monitoring dan laporan kegiatan dari LLHPB wilayah se Indonesia, evaluasi program, serta merencanakan program untuk masa kerja 2 tahun yang akan datang. Ia pun mendorong agar ke depan LLHPB mempunyai catatan praktik baik dan pembelajaran dari kegiatan yang telah dilaksanakan, “Jadi selama ini Alhamdulillah kegiatan bisa dijalankan, namun dokumentasinya lemah, nah kita ingin pada kesempatan Rakernas ini akan ada catatan praktik baik maupun pembelajaran dari apa yang sudah dilakukan oleh LLHPB Wilayah se Indonesia.” pungkasnya. (Adiba/LLHPB)

 

Leave a Reply