Salat, Takbir, dan Khutbah Idul Fitri

Keagamaan Konsultasi 12 Mei 2021 0 198x

Muhammadiyah

Dalam dokumen Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah (2015), dihimpun beberapa hal terkait pelaksanaan Idul Fitri, sebagai berikut:

Memakai Pakaian Terbaik

Disunnahkan untuk memakai pakaian terbaik dan menggunakan wangi-wangian. Pada waktu berangkat ke tempat salat hendaknya diiringi dengan membaca takbir. Semua kaum Muslimin dan Muslimat (termasuk perempuan yang sedang haidh) dianjurkan untuk mendatangi tempat salat guna mendengarkan khutbah.

عن أنس رضي الله عنه أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم في العيدين أن نلبس أجود ما نجد وأن نتطيب بأجود ما نجد وأن نضحي بأسمن ما نجد (رواه الحاكم)

Artinya, “dari Anas ra. (diriwayatkan bahwa) Rasulullah saw. menyuruh kami pada dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) agar memakai pakaian yang terbaik yang kami miliki, memakai wangi-wangian yang terbaik, dan menyembelih binatang yang paling gemuk” (HR. al-Hakim).

Salat di Lapangan (Jika Memungkinkan)

Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, sebagaimana telah dijelaskan dalam Tuntunan Idul Fitri 1442 H oleh PP Muhammadiyah, pelaksanaan salat Idul Fitri di lapangan kecil atau terbuka hanya dianjurkan jika di lingkungan sekitar tidak terdapat pasien positif Covid-19.

Jika kondisi di lingkungan dirasa memungkinkan untuk melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan kecil atau tempat terbuka, maka umat Islam dianjurkan untuk mengambil jalan yang berbeda antara ketika berangkat dan pulang dari lapangan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits,

عن أبي هريرة قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا خرج إلى العيدين يرحع في غير الطريق الذي خرج فيه (رواه أحمد و مسلم)

Artinya, “dari Abu Hurairah ra. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw. apabila keluar ke tempat salat dua hari raya, pulangnya selalu mengambil jalan lain dari ketika beliau keluar” (HR. Ahmad dan Muslim).

Takbir Idul Fitri

PP Muhammadiyah menganjurkan agar takbir Idul Fitri pada tahun ini (tetap) dilaksanakan di rumah masing-masing atau di masjid/musala selama tidak ada jamaah yang terindikasi positif Covid-19. Tidak dianjurkan mengadakan takbir keliling, demi kemaslahatan bersama.

Terkait lafadz takbir Idul Fitri, berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abdur Razaq, lafadznya adalah,

الله أكبر الله أكبر، لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد

Berikut teks hadits lengkapnya,

عن سلمان قال: كبروا الله أكبر الله أكبر كبيرا. وجاء عن عمر وابن مسعود: الله أكبر الله أكبر، لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد (رواه عبد الرزاق بسند صحيح)

Salat Idul Fitri

Jumlah rakaat salat Idul Fitri adalah dua rakaat dengan tujuh kali takbir setelah takbiratul ihram pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua.

عن ابن عباس أن رسول الله صلى الله عليه وسلم خرج يوم أضحى أو فطر فصلى ركعتين لم يصل قبلها ولا بعدها (أخرجه السبعة)

Artinya, “dari ibn Abbas (diriwayatkan) bahwasanya Rasulullah saw. pada hari Idul Adha atau Idul Fitri keluar, lalu salat dua rakaat, dan tidak mengerjakan salat apapun sebelum maupun sesudahnya” (Ditakhrijkan oleh tujuh ahli hadits).

عن عائشة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يكبر في العيدين سبعا وخمسا قبل القراءة (رواه أحمد)

Artinya, “dari ‘Aisyah (diriwayatkan bahwa) Rasulullah saw. pada salat dua hari raya bertakbir tujuh kali dan lima kali sebelum membaca (al-fatihah dan surat)” (HR. Ahmad).

Khutbah Idul Fitri

عن جابر قال شهدت الصلاة مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في يوم عيد فبدأ بالصلاة قبل الخطبة بغير أذان ولا إقامة فلما قضى الصلاة قال متوكىْا على بلال فحمد الله وأثنى عليه ووعظ الناس وذكرهم وحثهم على طاعته (رواه النسائ)

Artinya, “dari Jabir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: saya menghadiri salat pada suatu hari raya bersama Rasulullah saw., sebelum khutbah beliau memulai dengan salat tanpa azan dan iqamah. Lalu manakala selesai salat, beliau berdiri dengan bersandar kepada Bilal. Lali ia bertahmid dan memuji Allah, menyampaikan nasehat dan peringatan untuk jamaah, serta mendorong mereka supaya patuh kepada-Nya” (HR. an-Nasa’i).

Wallahu a’lam

Baca Juga

Haedar Nashir: Umat Islam Harus Menjadi Aktor Pembangun Peradaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *