Sambut Bulan Suci Ramadhan, Majelis Kader-AMM Krembangan Gelar Kajian

Berita 14 Apr 2021 0 71x
Berita Muhammadiyah

AMM Adakan Pengajian Ramadhan

Surabaya, Suara ‘Aisyiyah – Dalam rangka menyambut Ramadhan 1442 H, Majelis Kader bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Krembangan Surabaya menggelar Kajian dengan tema “Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam Wasathiyah Menembus Dakwah Lintas Aqidah” Sabtu (10/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat di Aula Gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya dengan pembicara Ustadz Nugraha Hadi Kusuma (Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang dihadiri puluhan kader terdiri dari Organisasi Otonom (Ortom) Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PCIPM), dan Pimpinan Cabang Nasiatul Aisyiyah (PCNA).

Hadir pula Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiah (PCA), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Majelis-majelis, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan juga Takmir Masjid di wilayah PCM Krembangan Surabaya.

Ketua PCPM Krembangan Ahmad Mujaddid menyatakan, sudah lama sekali selama pandemi Covid-19 yang berkepanjangan PCM Krembangan tidak melaksanakan kajian seperti ini, oleh sebab itulah sebagai bentuk kerinduan dan juga momen menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Majelis Kader-AMM Krembangan akhirnya menyelenggarakan kajian bersama.

“Kami ingin tetap menjaga marwah perjuangan Pemuda Muhammadiyah Krembangan melalui Organisasi Otonom, target kami membentuk Ortom ditingkat ranting, oleh sebab itulah momen kajian bersama ini sangat tepat untuk menjaga semangat dakwah dan kebersamaan”, ungkap Mujaddid.

Sementara itu Ketua PCM Krembangan Sutikno, sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Majelis Kader-AMM Krembangan untuk menggugah dalam membuat peta dakwah bagi para kader muda Muhammadiyah Krembangan.

“Dakwah dimasa sekarang sangatlah berat, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, oleh karena itu perlu inovasi membuat dakwah jadi menyenangkan, dan AMM sebagai kader masa depan untuk selalu bergerak. Karena Muhammadiyah adalah gerakan”, pungkas Sutikno.
Kontributor: Yuda 

Tinggalkan Balasan