SD Muhammadiyah 29 Surabaya Gelar Wisuda Tahfidzul Quran

Berita 21 Jun 2021 0 181x
Wisuda Tahfidzul Quran SD Muhammadiyah 29 Surabaya

Wisuda Tahfidzul Quran SD Muhammadiyah 29 Surabaya

Surabaya, Suara ’Aisyiyah – SD Muhammadiyah 29 Surabaya menyelenggarakan Wisuda Tahfidzul Quran ke-1 di Aula AR Fachruddin lantai 4 gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Sabtu (19/06). Kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti melakukan pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki gedung, memakai hand sanitizer, dan memakai masker atau face shield, serta tempat duduk yang berjarak. Kegiatan Wisuda Tahfidzul Quran juz 30, 29, dan 1 untuk kelas 1 dan 2 sebanyak 41 siswa SD Muhammadiyah 29 Surabaya tahun ajaran 2020-2021 berjalan dengan tertib dan lancar.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan dan Sukomanunggal Surabaya, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan dan Sukomanunggal Surabaya, Pembina SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sukomanunggal, Guru, beserta Wali Murid.

Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Jatim, menyatakan bahwa SD Muhammadiyah 29 Surabaya adalah sekolah berbasis tahfidz. Meskipun dalam kondisi pandemi seperti sekarang, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, wisuda perdana tetap dilaksanakan sebagai wujud keseriusan memproklamirkan sekolah tahfidz, sekaligus agar para siswa termotivasi untuk lebih rajin murojaah, sehingga setiap tahunnya bisa mengikuti wisuda dari juz 30 ke juz berikutnya.

Baca Juga: Pendidikan yang Menumbuhkan Pribadi Berkehidupan Qur’ani

“Dengan diselenggarakannya Wisuda Tahfidzul Quran perdana ini mudah-mudahan dapat  meningkatkan semangat orang tua dan siswa untuk hafalan surat-surat dalam al-Quran yang merupakan program unggulan sekolah sehingga setiap tahunnya siswa dapat lulus atau tuntas dari juz 30 ke juz berikutnya”, ungkap Jatim.

Dwi Miftasari, orang tua dari Nafisah As-Sa’diyah kelas 2 Al-Kautsar mengaku sangat senang dan bangga sekali bisa hadir di wisuda Tahfidzul Quran, terutama ketika anak-anak menyanyikan lagu memakaikan mahkota di surga nanti, yang membuat hati para wali murid bergetar dan terharu. “Sempat tegang saat kebetulan putri saya ditunjuk tes sambung ayat. Alhamdulillah Nafisah mampu dengan lancar menjawab pertanyaan sambung ayat yang dilontarkan penguji,” papar Dwi.

Ia juga mengaku bangga bisa menyekolahkan putrinya di SD Muhammadiyah 29 Surabaya. “Saya sangat senang dan bangga dengan sekolah ini, yang sudah saya inginkan sejak lama. Gurunya sabar dan telaten. Mudah-mudahan SD Muhammadiyah 29 Surabaya misinya tercapai, yaitu lulus dengan hafal minimal 5 juz, melahirkan anak-anak sholeh dan sholehah yang bisa memakaikan mahkota ke orang tuanya nanti di surga,” tambah Dwi.

Baca Juga: Anak adalah Masa Depan Bangsa

Sementara itu, pembina sekaligus pendiri SD Muhammadiyah 29 Surabaya Hariyanto berharap, sekolah ini tidak hanya terfokus kepada pendidikan akademik saja, namun juga memperhatikan hafalan ayat-ayat suci al-Quran, minimal hafal 5-6 juz setelah lulus dari sekolah tersebut. (Yuda/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *