Sejarawan Muhammadiyah Punya Peran Penting Memperkuat Keindonesiaan

Berita 27 Nov 2021 0 92x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Dalam Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama, Sabtu (27/11), Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Republik Indonesia Restu Gunawan mengatakan bahwa banyak tokoh Muhammadiyah yang telah memberikan sumbangan pemikiran, gagasan, dan ide-ide untuk kemajuan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, menurut Restu, penting bagi sejarawan Muhammadiyah untuk meletakkan dasar dan melakukan rencana aksi yang lebih konkret dalam konteks keindonesiaan.

Sebagai organisasi Islam modern terbesar di Indonesia, tulisan-tulisan dari peneliti dan sejarawan Muhammadiyah dapat dijadikan sebagai sarana untuk membangun diplomasi budaya, misalnya menunjukkan bahwa Indonesia menjunjung tinggi keberagaman. Ia mengatakan bahwa keberagaman ini dapat menjadi sarana diplomasi yang penting kepada dunia luar, terlebih mengingat Indonesia tetap utuh dari dahulu hingga saat ini dengan fakta keberagamannya.

Baca Juga: Haedar Nashir Minta Sejarah Muhammadiyah Direkonstruksi secara Jujur

Di akhir paparannya, Restu menjelaskan bahwa Islam menjadi sebuah kekuatan untuk dapat melawan kolonialisme. Islam tidak hanya sekadar agama, tetapi juga semangat politik dalam melawan kolonialisme. Maka dalam hal ini, menurut Restu, sejarawan Muhammadiyah mempunyai peranan yang sangat penting, khususnya dalam hal pendidikan, memperkuat keindonesiaan, diplomasi, dan pengembangan pemanfaatan dalam era digital di mana sumber-sumber sejarah kini semakin banyak dan semakin variatif. (silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *