Setelah Sembuh Covid-19, Harus Bagaimana?

Berita 1 Sep 2021 0 71x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Selasa (31/8), akun instagram @kemenkes_ri mengadakan siaran langsung yang mengusung tema “Pasca Sembuh Covid-19 Harus Bagaimana?”. Kegiatan ini menghadirkan Dokter sekaligus Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid-19 Reisa Kartikasari atau yang dikenal sebagai Reisa Broto Asmoro sebagai narasumber.

“Sekarang kita jadi lebih familiar mendengar istilah long Covid. Sebenarnya istilah dari WHO yang sudah ditetapkan adalah Post-Covid Syndrom. Ini sebenarnya merupakan gejala atau kumpulan gejala yang dialami oleh seseorang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jadi seseorang itu akan dianggap menderita Post-Covid, apabila gejala tersebut itu timbul 4 minggu pasca ia dinyatanya sembuh dari Covid-19 atau bisa berlanjut sampai 3 bulan pasca kesembuhan dari Covid-19-nya,” ujar Reisa.

Reisa mengatakan bahwa semua orang memiliki potensi terkena Post-Covid Syndrom, karena parah tidaknya gejala yang dialami sewaktu terkena Covid-19, bahkan orang tanpa gejala (OTG), itu tidak berpengaruh. Usia dan jenis kelamin tidak ada hubungannya terhadap Post-Covid Syndrom, namun tidak semua penyintas atau orang yang sudah sembuh dari Covid-19 akan terkena Post-Covid Syndrom.

Baca Juga: Alami Efek Samping Setelah Vaksinasi Covid-19? Jangan Khawatir!

Ia menjelaskan bahwa Post-Covid Syndrom tersebut benar-benar murni terjadi kepada penyintas Covid-19 berdasarkan respons tubuh orang tersebut ketika ia terinfeksi Covid-19. Kemudian yang dirasakan saat Post-Covid Syndrome ini, setiap orang berbeda-beda; ada yang merasakan nyeri di dada, di area jantung, batuk kering, batuk berdahak, sesak napas, ada pula yang merasa jadi mudah lelah, kehilangan indera penciuman yang berkepanjangan juga merupakan gejala Post-Covid Syndrome.

Reisa menambahkan bahwa terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh seseorang yang baru sembuh dari Covid-19 agar dapat terhindar dari Post-Covid Syndrome. Setelah dinyatakan sembuh oleh dokter, ia tetap perlu melakukan konsultasi rutin dan pemeriksaan pasca Covid-19, mengkonsumsi obat-obatan dan vitamin yang disarankan oleh dokter, sampai dokter menyatakan bahwa ia tidak perlu lagi mengkonsumsi obat tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi Post-Covid Syndrome.

Menurut Reisa, tetap menjaga kondisi tubuh tetap sehat juga perlu dilakukan, yakni dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, adalah dengan memakan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, olah raga secara rutin dan teratur, serta tetap mentaati protokol kesehatan 5M dan melaksanakan vaksinasi. (fathia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *