Siap Sukseskan Program Lenting, LLHPB PWA Bengkulu Adakan Pelatihan Penetasan Telur Puyuh

Berita 13 Sep 2020 0 64x

Bengkulu, Suara ‘Aisyiyah- Dalam rangka mensukseskan pogram Membangun Kelentingan Keluarga dan Komunitas di Tengah Pandemi Covid-19, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Bengkulu mengadakan pelatihan penetasan telur puyuh pada Rabu (19/08/20).

Bertempat di peternakan Dian Hidayatullah Pematang Gubernur Kota Bengkulu, pelatihan ini diikuti oleh 13 orang anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kasih Ibu. Mengingat Panti asuhan yang dibawahi oleh Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Bengkulu ini, ikut terdampak yaitu berkurangnya jumlah donatur. Sehingga hal ini mendapat perhatian dari LLHPB PWA Bengkulu untuk mewujudkan kemandirian panti dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya melalui program beternak puyuh ini.

Program ini juga, merupakan bentuk kerjasama antara Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) dan The Asia Foundation (TAF) yang mendukung inisiatif PPA dalam mengembangkan inovasi ketahanan pangan menghadapi pandemi covid-19. Inovasi ketahanan pangan tersebut dikembangkan dalam rangka untuk memperkuat resiliensi keluarga, karena pandemi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya supply pangan di Indonesia dan dunia.

Ketua LLHPB PWA Bengkulu, Rita Zurina mengatakan “Pelatihan penetasan telur puyuh ini bertujuan agar anak panti mengetahui bagaimana teori dan praktik penetasan telur puyuh yang nantinya mereka akan diberikan tugas untuk merawat peternakan puyuh, sehingga hasil peternakan ini dapat dikonsumsi sendiri maupun di jual guna membeli kebutuhan pangan lainnya seperti membeli beras, sayur mayur, ikan, daging dan sebagainya.”ujar Rita.

Melakukan penetasan telur puyuh dibutuhkan majemen yang baik agar telur dapat menetas dengan sempurna. Beberapa hal penting untuk diperhatikan yaitu kualitas telur yang dibuahi, mengatur suhu dan kelembaban, membolak-balikkan telur serta kondisi lampu yang menyala. Dian Hidayatullah selaku narasumber menjelaskan “Telur puyuh memerlukan waktu normal 16-18 hari untuk menetas dengan suhu optimal 37,5 oC. Adapun kelembaban optimal antara 55-65 oC, apabila kelembaban rendah maka air dapat ditambahkan menggunakan nampan. Kemudian membolak-balikkan telur dilakukan minimal 3x sehari agar penyerapan sempurna, karena terlalu lama penyinaran akan menimbulkan kecacatan pada telur” kata Dian. (LLHPB PWA Bengkulu) 

Leave a Reply