Siapkan Bekal Calon Pengantin, PDNA Purworejo Selenggarakan Samara Course

Berita 26 Apr 2021 0 29x
Samara Course PDNA Purworejo

Samara Course PDNA Purworejo

Purworejo, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah  mengadakan kegiatan Samara Course dengan tema “Apakah Aku Sudah Siap Menikah? (Membuat Parameter Kesiapan dan Mengukur Persiapan)”. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring setiap Ahad selama April-Mei 2021.

Ketua Panitia Samara Course Wulan Oktavianto menyampaikan bahwa selain sebagai syiar dakwah persyarikatan, kegiatan ini juga untuk menggali potensi anak muda di wilayah Purworejo dan wilayah-wilayah lain. “Sebaik-baik pernikahan adalah mereka yang telah mempersiapkan kesehatan fisik psikis, pikiran, dan keadaan mentalnya,” ujarnya.

Baca Juga

Tantangan dan Strategi Keluarga di Era Teknologi Informasi

Oleh karena itu, lanjutnya, menyiapkan bekal sebelum menikah sangat penting bagi keberlangsungan suatu rumah tangga, termasuk memberikan pengaruh baik pada masing-masing individu.

Samara Course kali ini merupakan yang kedua dilaksanakan, setelah sebelumnya diadakan tahun 2019 lalu. Edisi kedua kali ini diikuti oleh kurang lebih 180 peserta yang berasal dari berbagai wilayah, tidak terbatas Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini, materi yang dibahas adalah terkait kesiapan menikah, memahami peran suami dan istri, menyiapkan generasi berkualitas, memahami konsep diri dan manajemen emosi, komunikasi dalam keluarga, dan lain-lain.

Nur Ngazizah selaku Ketua PD Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan mempunyai harapan untuk dapat berkeluarga atau menempuh hidup baru dalam sebuah pernikahan yang sehat. Ia merasa miris dengan maraknya pernikahan anak, kehamilan di luar nikah, dan perceraian yang terjadi di masyarakat.

Atas dasar itu, “PDNA menawarkan langkah solutif untuk membekali para calon pengantin dengan Samara Course. Harapannya kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Keluarga tangguh dan kokoh dengan pilar-pilar yang mendukungnya,” ungkap Nur Ngazizah. (A. Musdani/sb)

Tinggalkan Balasan