Sinergi Kemanusiaan ‘Aisyiyah Kalsel

Berita 23 Feb 2021 0 122x
Sinergi Kemanusiaan 'Aisyiyah

Sinergi Kemanusiaan ‘Aisyiyah

Kalsel, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan (PWA Kalsel) beserta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Kalsel mengunjungi keluarga terdampak banjir dan longsor di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar pada Jumat (19/2). Kunjungan tersebut dalam rangka penyerahan bantuan sembako bagi keluarga terdampak banjir yang menimpa sejumlah warga Muhammadiyah di daerah tersebut.

Hadir dalam kunjungan tersebut Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Banjar dan relawan Pondok Pesantren Muhammadiyah Al-Furqan Banjarmasin. Kunjungan tersebut dipusatkan di Gedung Serbaguna Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Cabang Tiwingan. Bantuan yang diserahkan berupa 56 paket sembako, peralatan salat laki-laki dan perempuan, serta pakaian layak pakai.

Sejumlah warga Muhammadiyah Tiwingan menyambut baik kunjungan tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih. Adanya bantuan ini sangat bermanfaat buat ulun (saya, -ed),” ujar Fatimah, perempuan paruh baya warga Tiwingan Lama yang sempat mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

Setelah menyerahkan bantuan ke Tiwingan Lama, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Perjalanan itu ditempuh dalam waktu dua jam menggunakan kapal motor dengan melintasi Waduk Riam Kanan. Desa Belangian berada di ujung Waduk Riam Kanan. Desa ini dijadikan Desa Wisata oleh Pemerintah Provinsi karena keindahan alam Lembah Kahung Geopark Meratus. Ada sekitar 111 (seratus sebelas) Kepala Keluarga yang menempati desa ini, dan hampir semuanya adalah warga Muhammadiyah.

Menurut Ketua PWA Kalsel Yulia Qamariyanti, kunjungan ke desa tersebut sekaligus silaturahim. Desa Belangian juga terdampak banjir, meski tidak terendam. Masyarakat desa yang sehari-harinya bekerja sebagai petani kacang ikut terdampak, mengingat sulitnya akses keluar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Ini bantuan kepada warga Muhammadiyah di Desa Belangian yang terkena imbas banjir di desa lain, sehingga akses menjadi terhambat, terlebih jangkauan komunikasi dan listrik di daerah ini juga terbatas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Lazismu Kalsel Anang Sarbaini yang turut membersamai kunjungan ke Desa Tiwingan Lama dan Desa Belangian menyampaikan bahwa kunjungan tersebut adalah bentuk kerjasama antar-ortom, lembaga, maupun amal usaha yang ada di lingkungan Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Kalimantan Selatan. Kunjungan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pimpinan dan warga yang harapannya semakin menguatkan fungsi dan peran masing-masing. (Nanik Hayati/SB)

Tinggalkan Balasan