Siti Syamsiyatun: Eksistensi Suara Aisyiyah Selama 95 Tahun Itu Pencapaian Luar Biasa

Berita 30 Okt 2021 0 144x

Suara Aisyiyah Majalah Perempuan Tertua yang Berkesinambungan TerbitYogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Resepsi Puncak Milad 95 Tahun Suara Aisyiyah dengan tema “Meneguhkan Literasi Perempuan Berkemajuan” diselenggarakan pada Sabtu (30/10). Acara ini menghadirkan Siti Syamsiyatun dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) PP ‘Aisyiyah sebagai pembicara.

Mengutip Q.S. al-Mujadilah: 11, Siti Syamsiyatun mengatakan bahwa kehadiran Suara ‘Aisyiyah sebagai media milik ‘Aisyiyah merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan literasi dan harkat martabat kaum perempuan. “Literasi dalam Suara ‘Aisyiyah ini terus mengalami peningkatkan dari 95 tahun yang lalu hingga pada saat ini, dan ini merupakan hal yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Syamsiyatun, yang istimewa dari Suara ‘Aisyiyah ini adalah prestasinya sebagai majalah yang sekali hidup dan tak pernah mati hingga sekarang. Suara ‘Aisyiyah memang bukan majalah perempuan yang pertama terbit, tetapi  Suara ‘Aisyiyah berhasil menjadi majalah yang sampai sekarang masih eksis dan lestari.

Baca Juga: Suara Aisyiyah Raih Rekor MURI Majalah Perempuan Tertua yang Berkesinambungan Terbit

Kunci utama Suara ‘Aisyiyah bisa sustained hingga saat ini, lanjutnya, yaitu karena memiliki visi dan misi yang jelas. Selain itu, imbuh Syamsiyatun, “kita berliterasi dalam rangka ibadah, sehingga menghadapi halangan itu tidak mudah patah”.

Sebagai pedoman normatif, Suara ‘Aisyiyah menjadi bahan atau referensi bagi perempuan-perempuan Indonesia untuk melihat ide-ide perempuan berkemajuan. Dalam rangka itu pula, Syamsiyatun berharap warga ‘Aisyiyah khususnya dan perempuan Muslim di Indonesia umumnya untuk bisa cerdas memilih media Informasi, termasuk caranya adalah dengan mengikuti perkembangan informasi di Suara ‘Aisyiyah.

Sebagai closing statement, Syamsiyatun mengutip sabda Nabi saw., (yang artinya), “sebaik-baik amal adalah yang konsisten, meskipun sedikit”. Berangkat dari sabda tersebut, ia berharap Suara ‘Aisyiyah tetap bisa konsisten atau istikamah membawa kebaikan bagi banyak pihak. (septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *