SWA Mayong, Gelar Praktek Lapangan ‘Pembuatan Tepung Mokaf’

Berita 9 Nov 2020 0 97x

Jepara, Suara ‘Aisyiyah– Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah, Majelis Ekonomi, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Jepara Tahap 1 zona area selatan yaitu Mayong dan sekitarnya, mengadakan praktek lapangan ke Kelompok Wanita Tani Srikandi “Usaha Tepung Mokaf” pada hari Sabtu (7/11).

Kegiatan ini, diterima secara langsung oleh Marfuatin, salah satu pemilik usaha pembuatan Mokaf di daerah Cepogo Kecamatan Kembang Jepara. Ia yang juga seorang aktifis ‘Aisyiyah, sehingga menerima 31 peserta SWA Mayong dengan tangan terbuka.

Selanjutnya, pengarahan terkait cara pembuatan mokaf, sejak pengupasan ketela pohon, hingga menjadi tepung mokaf, bahkan sampai pemprosesan menjadi beraneka ragam kudapan sehat, dijelasan dengan dampingan ibu-ibu PCA Mayong.

Peserta didik SWA antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Mereka juga berharap, sepulang dari pelatihan bisa menerapkannya untuk menjadikan ketela pohon jenis Markonah sebagai  penambah penghasilan, dan memperkuat perekonomian keluarga.

Dalan kegiatan tersebut, hadir Ketua PDA Jepara Sugiarti, Ketua Majelis Ekonomi PDA Jepara Umi Kulsum, beserta jajarannya yaitu Murni dan Yuliati, Ketua PCA Mayong, Sri Mulyani.

Dalam sambutannya, Ketua PDA berharap agar ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini, dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan. “Kita sudah bukan waktunya seperti dulu lagi, hanya di rumah. Sekarang harus bisa menjadikan keluarga bahagia lahir batin, sejahtera sakinah mawaddah wa rahmah,” pintanya Sugiarti.

Disinggung mengenai tingkat kesejahteraan, Sugiarti berpendapat, bahwa tidak semua wanita mengarungi kehidupan rumah tangga yang sama. “Kita harus bersyukur, oleh ‘Aisyiyah diharapkan agar ibu-ibu ‘Aisyiyah khususnya, dapat mengajak ibu-ibu pada umumnya menjadi perempuan yang berkemajuan, ini tentu ada nilai kepuasan tersendiri,” harapnya penuh semangat.

Selanjutnya, acara dilanjut dengan praktek lapangan membuat aneka macam kudapan, sholat dzhuhur dan ramah tamah sebelum peserta kembali ke Mayong. (Deny Ana I’tikafia)

Leave a Reply