Berita

SWA MEK PDA Rembang Adakan Pelatihan Seni Decoupage

Rembang, Suara ‘Aisyiyah Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah mengadakan Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA) secara daring untuk Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Karesidenan Pati. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan setiap hari Sabtu, mulai 15 Januari hingga 5 Februari 2022. Pada pertemuan tanggal 29 Januari 2022, SWA dilaksanakan secara tatap muka berupa kegiatan pelatihan dengan melibatkan PDA masing-masing.

Peserta SWA dari PDA Rembang berjumlah 25 orang yang berasal dari 8 Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA). Pada kegiatan pelatihan ini, MEK PDA Rembang mengambil tema “Seni Decoupage”. Pelatihan ini diselenggarakan di rumah Wahidatur Rofiqoh. Ia merupakan salah satu pengurus MEK PDA Rembang yang sekaligus menjadi narasumber pelatihan kali ini.

Istilah decoupage berasal dari bahasa Perancis. Découpage adalah seni menghias sebuah benda dengan cara menempelkan potongan-potongan kertas berwarna/bergambar pada permukaan yang dipadukan dengan efek cat khusus, daun emas, atau unsur-unsur dekoratif lainnya. Pada umumnya, decoupage diterapkan pada benda seperti kotak kecil atau perabotan yang dilapisi dengan potongan dari majalah atau kertas yang dibuat secara khusus untuk decoupage. Setiap susunnya dilapisi dengan pernis (biasanya berlapis-lapis) hingga tampak seperti lukisan yang menyatu dengan benda tersebut, bukan seperti tempelan.

Pada pelatihan ini, peserta diajarkan cara membuat seni decoupage yang diterapkan pada topi anyaman dan talenan. Peserta juga diberikan contoh cara menghitung harga jual produk.  Peserta antusias melihat hasil karya yang sudah jadi.

Baca Juga: Mengentaskan Kemiskinan, Memberdayakan Ekonomi

Dalam sambutannya, Endiyati selaku Ketua PDA Kabupaten Rembang mengungkapkan, kegiatan SWA ini diharapkan mampu membekali peserta dengan keterampilan dan mampu mendatangkan pendapatan. Ia juga berharap peserta yang sebagian besar guru PAUD dan TK ini dapat mengajarkan keterampilan yang didapat kepada peserta didik.

Salah satu peserta SWA, Nur Izzatun Nikmah mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti SWA ini. “Alhamdulillah, ‘Aisyiyah memiliki kegiatan yang sangat produktif dan sangat membantu usaha warga ‘Aisyiyah. Dengan adanya SWA ini, kita dapat berdakwah dan mengembangkan usaha kita serta dapat membantu persyarikatan dengan usaha kita,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar selalu ada kegiatan yang produktif untuk ‘Aisyiyah, terutama di bidang ekonomi. Hal ini karena dapat membantu perekonomian warga ‘Aisyiyah, terutama dapat membantu mengembangkan persyarikatan melalui bidang ekonomi.

Kegiatan SWA akan diakhiri dengan wisuda yang akan dilaksanakan pada 5 Februari 2022 di Aula BMT Bina Ummat Sejahtera. (Muslikhah Fajriyati)

Related posts
Berita

PDA Tegal Cetak Wirausahawan Muda Melalui Program SWA

Tegal, Suara ‘Aisyiyah – Dalam rangka mencetak insan yang kreatif, produktif, inovatif, dan mandiri yang dapat mencerahkan, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten…
Berita

Alumni SWA Online DI Yogyakarta Gelar Pelatihan Bisnis Digital

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Bertempat di aula Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kotagede, Jumat (30/9), pengurus alumni Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA) Online Daerah…
Berita

PDA Rembang Gelar Lomba Paduan Suara Gebyar Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah Ke-48

Rembang, Suara ‘Aisyiyah – Menyongsong Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah Ke-48 di Surakarta pada November mendatang, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Rembang menggelar lomba paduan…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *