Berita

SWA Online: Praktik Merajut untuk Kesehatan Mental

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Kelas Keterampilan Merajut dan Kelas Membuat Jahe Instan Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah Online yang diselenggarakan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh peserta se-Karesidenan Pati. Pertemuan ketiga di hari Sabtu (29/1) ini diselenggarakan di Aula Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kudus, dan diikuti dengan penuh semangat dan berlangsung semarak.

Kegiatan merajut yang dapat menjadi pilihan dalam mengisi waktu luang ini dilakukan dengan teknik mengubah benang rajut menjadi bros, konektor, boneka, tas, kain, kaos kaki, sweater, syal, busana, atau benda bernilai pakai lainnya yang dapat dipelajari dan dilakukan oleh siapapun sebagai tahap pemula.

Vera Anik Agustina, narasumber keterampilan merajut SWA Online ini menyampaikan bahwa kegiatan ini sesuai untuk semua kelompok usia, bukan hanya untuk orang tua saja. Ia menyampaikan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan kegiatan merajut: pertama, memberikan rasa bangga dan percaya diri. Saat mulai merajut, katanya, seseorang akan mempelajari kemampuan baru.

Baca Juga: SWA Online PWA Jawa Tengah: Perempuan Harus Melek Finansial

Aktivitas ini dapat memicu sirkuit reward di otak dan dapat menginspirasi orang untuk menghadapi tantangan lain. Saat tantangan tersebut dihadapi dan berhasil diatasi, akan menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri.

Kedua, mempunyai manfaat yang sama dengan meditasi; merajut dapat menjadi sebuah kegiatan yang sifatnya santai dan menyenangkan. Proyek merajut sederhana, lanjut Vera, biasanya melakukan beberaoa jahitan yang sama berulang-ulang. Hal ini merupakan kegiatan relaksasi yang memiliki manfaat sama seperti mediasi.

Ketiga, meredakan gejala kecemasan, stres, dan depresi. Vera menjelaskan, gerakan ritmis dan rasa fokus dapat membantu mengalihkan perhatian dari gejala kecemasan, depresi, dan stres. Duduk diam untuk merajut dapat mengurangi denyut jantung dan menurunkan tekanan darah setelah beberapa menit. Karena itu, “merajutlah ketika mulai merasakan cemas atau depresi karena merajut dapat mengurangi gejala tersebut,” terangnya.

Keempat, membantu meningkatkan fungsi motoric. Merajut dapat merangsang hamper seluruh otak sekaligus; lobus frontal yang memandu proses imbalan, perhatian, dan perencanaan; lobus parietal yang menangani informasi visual; lobus temporal yang terlibat dalam penyimpanan kenangan dan menafsirkan bahasa dan makna; dan otak kecil yang mengkoordinasikan presisi dan pengaturan gerakan.

Menurut Vera, hal ini dapat digunakan untuk membantu orang-orang dengan penyakit seperti parkinson dan meningkatkan fungsi motoric mereka. Keduanya membantu meningkatkan keterampilan motoric halus dan mengalihkan perhatian dari gejala nyeri lainnya.

Kelima, memperlambat penurunan kognitif. Selain membantu meningkatkan fungsi motoric dan suasana hati, merajut juga merangsang otak untuk tetap sehat. Menurut Mayo clinic, orang tua yang terlibat dalam kegiatan kerajinan termasuk merajut, memiliki sekitar 30-50 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan kognitif ringan dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kegiatan kerajinan.

Vera melanjutkan, untuk menjaga kesehatan mental, aktivitas merajut dipelajari sebagai keterampilan yang dapat  menyalurkan hobi juga bernilai ekonomis yang membantu ketahanan ekonomi keluarga. (Wakhidah Noor Agustina)

Related posts
Berita

Peringati Hari Bumi, LLHPB PWA Jawa Tengah Instruksikan Anggota Menanam Pohon

Surakarta, Suara ‘Aisyiyah – Dalam rangka Hari Kartini, Hari Bumi, dan Hari Kesiapsiagaan Bencana, Divisi Lingkungan Hidup (LH) Lembaga Lingkungan Hidup dan…
Berita

Ikhtiar Bangkitkan Ekonomi Umat, PWA Jawa Tengah Adakan Pelatihan Evermos

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Ekonomi dan Ketenagekerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah pada Jumat (15/4) menyelenggarakan pelatihan Evermos yang…
Berita

MEK dan MKS PDA Se-Jawa Tengah Gelar Koordinasi Pengadaan SWA Panti

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah mengadakan Koordinasi…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.