Testimoni Tokoh dalam Resepsi Milad Aisyiyah 104

Berita 19 Mei 2021 1 343x
LOGO MILAD AISYIYAH 104

LOGO MILAD AISYIYAH 104

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Untuk kali kedua, resepsi milad ‘Aisyiyah dilaksanakan secara daring. Hal tersebut disebabkan pandemi Covid-19 yang masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Meski begitu, antusias peserta untuk mengikuti dan menyemarakkan resepsi milad yang diselenggarakan pada Rabu (19/5) tidak surut. Terbukti dengan jumlah peserta, baik yang hadir melalui Zoom, YouTube, maupun TVMU, yang mencapai angka lebih dari tujuh ribu peserta.

Resepsi milad ‘Aisyiyah ke-104 semakin meriah dengan testimoni dan/atau ucapan selamat dari berbagai tokoh, mulai dari pimpinan ‘Aisyiyah dari berbagai wilayah, pimpinan organisasi keagamaan dan masyarakat, Komnas Perempuan, pimpinan partai, gubernur, menteri, hingga duta besar RI untuk berbagai negara. Ucapan selamat dan apresiasi kepada perjuangan ‘Aisyiyah di dalam upayanya merekatkan persatuan dan menebar kebaikan, termasuk di dalam situasi pandemi Covid-19, mengiringi jalannya resepsi milad tahun ini.

Baca Juga

Milad Ke-104, ‘Aisyiyah Usulkan Siti Hayinah dan Siti Munjiyah Diangkat Sebagai Pahlawan Nasional

Berikut Suara ‘Aisyiyah rangkumkan beberapa di antaranya:

Muhadjir Effendy. Selaku Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir menyampaikan bahwa apa yang dilakukan ‘Aisyiyah, baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, terlebih di sektor ketahanan keluarga patut mendapat apresiasi dan penghargaan. Dengan tegas ia menyatakan, “pemerintah memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas peran ‘Aisyiyah selama ini, khususnya di sektor ketahanan keluarga. Pada milad ke-104, semoga ‘Aisyiyah semakin dekat di hati rakyat”.

Budi Gunawan Sadikin. Menteri Kesehatan ini melihat bahwa kontribusi ‘Aisyiyah untuk umat dan bangsa telah nyata dirasakan manfaatnya. “Dalam milad ‘Aisyiyah yang ke-104, ‘Aisyiyah telah memberi manfaat dan berkiprah dalam banyak aspek kehidupan manusia. Selamat milad, semoga Allah swt. terus melimpahkan ridha dan berkah agar terus memberikan manfaat bagi kehidupan,” ucapnya.

Retno Marsudi. Menurut Menteri Luar Negeri ini, selama lebih dari 1 abad, ‘Aisyiyah telah menebar manfaat dan energi positif bagi bangsa Indonesia. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tantangan kehidupan ke depan akan semakin berat. Pandemi Covid-19 merupakan salah satu contohnya. Dalam konteks itulah, “kita harus memastikan perempuan terlindungi, tidak mengalami diskriminasi, dan terberdayakan. Mari kita teruskan dan kuatkan kerja sama bagi pemberdayaan perempuan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga

Pidato Milad Aisyiyah 104 M: Merekat Persatuan, Menebar Kebaikan

Nadim Makarim. “Lebih dari satu abad ‘Aisyiyah secara istikamah menjadi Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan yang mengupayakan tegaknya agama Islam dan terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Menurutnya, peran ‘Aisyiyah dalam memajukan kehidupan bangsa dan negara tidak boleh dipandang sebelah mata. ‘Aisyiyah, jelasnya, “turut aktif mendukung visi nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia emas”.

Sri Mulyani. Dari waktu ke waktu, ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, ‘Aisyiyah terus meningkatkan perannya dalam menaikkan harkat martabat kaum perempuan, tidak terkecuali pada masa pandemi Covid-19. “104 tahun yang telah dilalui membuktikan eksistensi ‘Aisyiyah di dalam menebar manfaat di dalam negeri,” jelasnya.

Tri Rismaharini. Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan terima kasih atas apa yang dilakukan ‘Aisyiyah, karena nyata telah memberikan sumbangsihnya kepada bangsa Indonesia. “’Aisyiyah berada di suatu tempat sunyi tanpa suara, namun hasilnya nyata di dalam membantu dan menolong saudara-saudara kita di seantero negeri tanpa membedakan suku, agama, dan adat istiadat,” ungkapnya.

Selain enam menteri yang telah kami rangkumkan testimoninya, masih ada beberapa menteri yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada ‘Aisyiyah, seperti Bintang Puspayoga selaku Menteri PPPA dan Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM. Ketua DPR RI Puan Maharani juga turut mengapresiasi pencapaian ‘Aisyiyah. Menurutnya, ‘Aisyiyah telah mempraktikkan nilai Islam Berkemajuan dan memperjuangkan kesetaraan perempuan.

Baca Juga

Tema Milad ‘Aisyiyah 104, Wajah Kontekstual Gerakan

Duta Besar RI untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari, Duta Besar RI untuk Kamboja Sudirman Haseng, Duta Besar RI untuk Mesir Luthfi Rauf, Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Kristiarto S. Legowo, dan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi juga turut menyemarakkan milad ‘Aisyiyah ke-104 dengan memberikan testimoni. Tak ketinggalan beberapa organisasi keagamaan, seperti Wanita Katolik dan Wanita Buddhist, serta Komnas Perempuan dan Kowani yang mendoakan agar ‘Aisyiyah tetap dan terus konsisten berada di garda depan dalam merekat persatuan, menebar kebaikan, dan mengangkat harkat martabat perempuan Indonesia. Selamat Milad ke-104 ‘Aisyiyah. Jangan bosan merekatkan persatuan dan menebar kebaikan! (sb)

One thought on “Testimoni Tokoh dalam Resepsi Milad Aisyiyah 104”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *