Tingkatkan Kapabilitas RS Saat Pandemi, Muhammadiyah Luncurkan Program Mentari Covid-19

Berita 6 Aug 2020 0 85x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah- Guna meningkatkan kapabilitas rumah sakit, serta mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat pandemi, Muhammadiyah luncurkan program Mentari Covid-19, pada Kamis (05/08). 

“Program ini sebagai bentuk kepedulian Muhammadiyah atas wabah covid-19 yang terus meningkat di Indonesia,” ungkap Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Agus Samsudin. Program yang akan berdurasi selama 6 bulan ke depan ini, telah didukung sepenuhnya oleh United States Agency for International Development (Usaid) dengan melibatkan 30 rumah sakit PKU Muhammadiyah- ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia. “Rumah sakit tersebut ada di tujuh provinsi dan sebagian besar adalah rujukan dari  pemerintah, yang memang cukup banyak menangani pasien Covid-19,” ucapnya.

Selanjutnya, Agus Samsudin menyatakan bahwa program ini juga ditujukan untuk meningkatkan jalinan kerja sama antar rumah sakit Muhammadiyah ‘Aisyiyah se-Indonesia dalam penanganan Covid-19. “Agar rumah sakit-rumah sakit Muhammadiyah bisa belajar bersama, untuk kasus-kasus terkait Covid-19,” paparnya. 

Sebagai organisasi Islam, Muhammadiyah menganggap, bahwa pandemi adalah tanggung jawab semua pemangku kepentingan. “Hingga kini Muhammadiyah sudah menggelontorkan dana 182 milyar lebih dengan penerima manfaat mencapai lebih dari 3 juta orang. Sementara untuk pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan mencapai 357 orang di 79 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia, ungkap Agus Samsudin terkait dengan update layanan Muhammadiyah.

Bersamaan dengan itu, dalam sambutannya Ketua PP Muhammadiyah bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, dr. H. Agus Taufiqurrohman menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, “Kita harus tetap komit dan bersama-sama mencari jalan keluar terhadap pandemi ini. Dengan menggerakkan seluruh komponen yang dimiliki Muhammadiyah dari seluruh majelis, lembaga, ortom, dan amal usaha, kita terus bekerja sama, dan ikhtiar dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini” tukasnya. 

Agus Taufiqurrahman juga berharap bahwa program Mentari Covid-19 ini semakin menguatkan langkah dakwah Muhammadiyah di bidang kesehatan, khususnya dalam menangani pandemi Covid-19 dan menguatkan seluruh pelayanan kesehatan di Persyarikatan Muhammadiyah.

Terakhir, Agus Samsudin menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan dari berbagai pihak. “Kami ucapkan terimakasih kepada USAID, DFAT Australia, Unicef, pemerintah serta organisasi non-pemerintah yang telah bekerja secara kolaboratif untuk menghentikan rantai penyebaran dan mengelola kasus Covid-19 dengan benar,” ucapnya.

Sumber : MCCC PP Muhammadiyah 

 

 

 

 

 

Leave a Reply