Tingkatkan Posbakum, ‘Aisyiyah Maksimalkan Layanan Hukum Perempuan dan Anak

Berita 20 Feb 2021 0 46x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Guna mewadahi dan memberikan layanan bimbingan untuk keadilan, Noordjannah Djohantini selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah mendorong Majelis Hukum dan HAM tingkat wilayah maupun daerah untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Teknis Proses Akreditasi Proses Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah pada Sabtu (20/2).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring selama dua hari yakni 20-21 Februari 2021, diikuti oleh perwakilan Majelis Hukum dan HAM tingkat wilayah dari 34 provinsi dan perwakilan Posbakum ‘Aisyiyah tingkat wilayah serta daerah.

“Selain menginisiasi Posbakum, saya juga mengajak daerah-daerah yang belum memiliki Posbakum, tetapi untuk Posbakum yang sudah ada diharapkan agar dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesadaran hukum karena masyarakat luas mendambakan kehadiran kita di tingkat grass root yakni di tingkat komunitas, cabang, maupun ranting,” ungkap Noordjannah.

Noordjannah juga menegaskan bahwa banyaknya persoalan hukum yang pada akhirnya tidak terungkap karena beberpa faktor, diantaranya; faktor budaya, rasa takut dalam hal menyampaikan, ataupun cara pandang agama yang kurang tepat. Hal tersebut menjadi landasan ‘Aisyiyah dalam berdakwah dan tentunya Posbakum menjadi salah satu tugas ‘Aisyiyah yang harus terus dikuatkan.

Saat ini, ‘Aisyiyah telah memiliki Posbakum di 25 wilayah serta 10 daerah. Posbakum ‘Aisyiyah menerima pengaduan, mendampingi, dan memberikan solusi penyelesaiaan atas kasus-kasus yang terjadi di masyaraat khususnya terkait perempuan dan anak.

Atiyatul Ulya selaku Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) turut menegaskan bahwa meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak menjadi tantangan dan kewajiban tersendiri bagi ‘Aisyiyah untuk terus berkiprah dalam persoalan hukum yang dihadapi oleh perempuan dan anak.

“Bagi ‘Aisyiyah, berbagai upaya terus dilakukan dalam melakukan pendampingan secara langsung terutama kepada korban kekerasan, upaya yang sudah dilakukan ini akan selalu ditingkatkan peran-perannya, oleh karena itu kita melakukan kegiatan bimtek ini,” ungkap Atiyatul. (Tami)

Tinggalkan Balasan