Tri Rismaharini Berharap Kader Nasyiatul Aisyiyah Memberi Kontribusi kepada Masyarakat

Berita 3 Agu 2021 0 90x
Tri Rismaharini dalam Webinar Nasyiatul Aisyiyah

Tri Rismaharini dalam Webinar Nasyiatul Aisyiyah

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menyampaikan bahwa di tengah situasi pandemi seperti saat ini, masyarakat harus mau mengubah pola hidup, mulai dari rajin membersihkan diri, menggunakan masker, hingga menjaga jarak. Pernyataan itu ia sampaikan dalam Webinar “Khidmat Perempuan Dalam Dakwah Kemanusiaan” yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah pada Ahad (1/8).

Webinar tersebut diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan milad Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke-93. Hadir sebagai narasumber dalam webinar tersebut adalah Ketua Lazismu Hilman Latief, Rahmawati Husain dari Sekum PP Nasyiatul ‘Aisyiyah 2000-2004, Wakil ketua MCCC Corona Rintawan, dan Khotimun Sutanti selaku Ketua PP Nasyiatul Aisyiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Rismaharini mengatakan bahwa setiap orang harus memberikan manfaat kepada orang lain. Secara lebih spesifik, ia berharap kader NA untuk bersama-sama menjadi bagian dari aktor perubahan. “Kalau kita mau, pasti Allah akan memberikan jalan kepada kita,” tutur Risma.

Baca Juga: Ta’awun, Ibadah Bernilai Jihad

Di tengah situasi pandemi saat ini, jelas Risma, kontribusi sekecil apapun akan bermanfaat bagi masyarakat. Satu contoh gerakan yang dapat dilakukan kader NA adalah membuat dan membagikan masker kepada masyarakat luas. Menurutnya, dengan cara demikian, kita bisa membantu dan menyelamatkan orang lain.

Dulu, kata Risma, ketika hendak bertemu dan berkumpul dengan teman atau keluarga, itu bisa diadakan secara langsung, namun sejak adanya pandemi Covid-19, semua pertemuan hanya bisa dilakukan secara virtual. “Nah, ini sepertinya Allah mengingatkan bahwa kita harus mau mengubah pola hidup kita. Kita harus rajin memberisihkan diri, memakai masker, menjaga jarak, dan lain-lain. Maka dari itu, saya berharap jika nanti kasus ini sudah menurun dan tidak ada lagi PPKM, kita tetap jaga protokol ini,” tuturnya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Corona Rintawan mengajak peserta webinar untuk memahami bagaimana hidup produktif dan aman di era wabah. Ia mengatakan bahwa meski situasi sudah lebih baik dari hari-hari sebelumnya, massyarakat diharap untuk tidak terlena, apalagi sampai mengabaikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Muhammadiyah Hadir untuk Kemanusiaan Universal

Corona menjelaskan bahwa pandemi merupakan tanggung jawab individu dan kolektif. Masing-masing mempunyai tanggung jawab untuk menghambat laju persebaran Covid-19.

“Tanggung jawab individu itu salah satunya dengan menjaga jarak, memakai masker. Peran ibu dalam hal ini sangat penting untuk mengingatkan anak-anak agar selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Kemudian tanggung jawab bersama itu dalam hal penyediaan kapasitas testing, labolatorium dari tim pemerintah atau layanan kesehatan, dan kemauan atau kesadaran untuk melakukan testing,” jelasnya. (rizka/sb)

Tinggalkan Balasan