Unisa Yogyakarta Gelar Wisuda Hybrid, Rektor Sampaikan Capaian Pengembangan Unisa Yogya

Berita 22 Sep 2021 0 53x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Rektor Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Warsiti merasa bersyukur dapat melaksanakan wisuda periode September 2020/2021 untuk pertama kali secara hybrid terbatas secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Pandemi yang dialami oleh seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia ini, menurutnya, bukan berarti menjadikan kita terpuruk, namun harus tetap bangkit dan bergerak dengan adaptasi kebiasaan baru.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk tetap melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, serta sekaligus untuk memulai mengadaptasikan kebiasaan baru pada kegiatan wisuda periode ini,” ucap Warsiti.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, Diploma Universitas `Aisyiyah Yogyakarta di Hall Gedung B, Selasa (21/09).

Baca Juga: Fonds-Dachlan: Program Internasional Pertama Muhammadiyah

Wisuda periode ini diikuti 369 wisudawan dan wisudawati dari 3 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHum) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Lebih lanjut, Warsiti menyampaikan, Unisa Yogyakarta saat ini telah memasuki masa berkembang tahap I (2021-2025), yaitu pemantapan daya saing nasional dan penguatan daya saing internasional. Beberapa capaian pengembangan Unisa antara lain empat jurnal telah terakreditasi Sinta 3, perolehan hibah eksternal 2021 Total Hibah dari Kemendikbudristek: Rp2.178.266.000,-, pengembangan infrastruktrur kampus, beasiswa dan program Corporate Social Responbility (CSR), serta komitmen Unisa untuk terus bergerak di masa pandemi Covid-19 melalui program ta’awun sosial, shelter isoman/Pesantred Covid 19 Unisa, dan sebagainya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini yang sekaligus ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogya dalam sambutanya menyampaikan, berkat ikhtiar dan jerih payah para wisudawan, di masa kondisi pandemi seperti ini mereka tetap bisa menyelesaikan kewajiban sebagai mahasiswa dan akhirnya dapat merasakan kebahagiaan di hari ini.

“Dengan gelar yang sudah didapatkan hari ini, jangan lupa untuk selalu berucap syukur kepada Allah swt. Semoga menjadi bisa bermanfaat bagi diri sendiri juga bagi orang lain,” tutur Noordjanah. (sinta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *