Unmuha Tandatangani MoU dan MoA dengan LSP-HKI

Berita 8 Sep 2021 0 40x

Banda Aceh, Suara ‘Aisyiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh Aslam Nur bersama Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Hukum Kontrak Indonesia (LSP HKI) menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) secara virtual pada Selasa (7/9). Dalam momen tersebut juga dilakukan penandatanganan MoA (Memorandum of Aggreement) antara Dekan Fakultas Hukum Rizanizarli dengan Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Hukum Kontrak Indonesia (LSP HKI) Sabela Gayo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Unmuha  Fadhlullah, Wakil Rektor II Almanar, Wakil Rektor III Zardan Araby, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerja Sama Febyolla Presilawati, Wakil Dekan I Mainita, Wakil Dekan II Muhammad Haikal Daudy, Wakil Dekan III Airi Safrijal, serta seluruh Dekan Fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh.

Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh Aslam Nur dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya karena acara ini dapat terlaksana dan dapat memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Ia juga berharap penandatanganan MoU dan MoA ini dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia, sehingga bisa menuju kepada satu tuntunan masyarakat yang bersih secara hukum.

Kegiatan ini penting mengingat Fakultas Hukum di Unmuha adalah fakultas yang pertama berdiri, yakni pada 1969. Artinya, Fakultas Hukum merupakan cikal bakalnya berdirinya Unmuha. Saat ini, ada 7 Fakultas dan 17 Program Studi.

Baca Juga: Haedar Nashir: PTMA Harus Dikelola dengan Spirit Tajdid

Aslam Nur menyampaikan, saat ini hampir semua bidang dituntut mempunyai legalitas formal profesi, bahkan sarjana lainnya juga dituntut harus memiliki legalitas, seperti ilmu sosial. Hingga hari ini, dalam dunia kerja juga dituntut untuk memiliki legalitas profesi.

“Oleh karena itu, apa yang digagas oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh dengan LSP HKI adalah suatu hal yang sangat penting di dalam perkembangan aspek hukum dan juga di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,“ kata Aslam Nur.

Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Hukum Kontrak Indonesia (LSP HKI) Sabela Gayo menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang dilakukan. Ia juga memberi apresiasi yang tinggi kepada Rektor dan jajarannya yang dapat merespons dengan baik pihak LSP HKI untuk melakukan kerja sama. “Kami akan melakukan pendidikan dan pelatihan maupun uji sertifikasi kepada lulusan Fakultas Hukum sebagai pendamping ijajah,” ujarnya.

Selanjutnya, Sabela Gayo menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan dan uji sertifikasi ini sebenarnya bukan hanya bagi Fakultas Hukum, namun dapat juga dilakukan bagi Non-Fakultas Hukum.

“Kami berharap bagi lulusan yang sudah memiliki sertifikat Profesi Hukum Kontrak Indonesia, khusunya Fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Aceh dapat bersama diterjunkan di dalam bentuk kontrak swakelola pendamping penggunaan dana Desa maupun lainnya dan kami berharap ke depan Unmuha dapat memberikan ruang untuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) hukum kontrak Indonesia,” tutup Sabela Gayo. (Agusnaidi B/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *