Unmuha Terima SK Prodi Baru

Berita 25 Nov 2021 0 44x

Banda Aceh, Suara ‘Aisyiyah – Rabu (24/11), bertempat di kantor LLDikti Wilayah XIII Banda Aceh, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Fadhlullah menerima Salinan Surat Keputusan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor. 496/E/O/2021 tentang Izin Pembukaan Program Studi Agribisnis Program Sarjana dari LLDikti Wilayah XIII.

Dalam penyerahan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Fadhlullah, Dekan Fakultas  Ekonomi Tarmizi, Wakil dekan II dan III, Kaprodi Agribisnis Agus Nawan Linu.  Penyerahan dokumen surat tersebut dilakukan oleh Sekretaris LLDikti Wilayah XIII Muhammad Ilham Maulana, disaksikan oleh Kabag Tata Usaha M. Najib, dan pejabat Ahli Muda.

Fadhlullah menyampaikan, “alhamdulilah dan terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang banyak membantu lahirnya Salinan Surat Keputusan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Prodi Agribisnis. Perlu kami sampaikan bahwasanya prodi ini di bawah Fakultas Ekonomi. Mudah-mudahan dengan adanya prodi ini kualitas Unmuha akan lebih baik lagi. Kami juga mengharapkan bantuan dari LLDikti untuk SK Fakultas Hukum Strata S2-nya segera terbit. Insya Allah, mengingat begitu banyaknya peminat yang ingin melanjutkan studinya di Universitas kita”.

Baca Juga: Uhamka Resmi Miliki Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia

Sekretaris LLDikti Wilayah XIII Muhammad Ilham Maulana mengatakan, “selamat atas diterimanya SK Prodi Agribisnis. Kepada Kepala Prodi, tetap semangat, harus banyak belajar dan melakukan studi banding. Agar dapat menciptakan karya baru nantinya”.

Prodi ini, lanjutnya, jika dimanfaatkan dengan baik akan menjadi bisnis masa depan. Untuk Aceh sendiri Agribisnis itu sangat diperlukan untuk menghasilkan produk-produk unggulan. Oleh karena itu, ia berharap nantinya ada produk unggulan yang dihasilkan oleh Unmuha.

“Aceh sendiri masih kurang dengan tenaga terampil. Kita memberikan SK ini dengan harapan agar Unmuha bisa melakukan terobosan-terobosan yang baik, membuat kemasan yang menarik, serta jaminan kesehatan satu produk bisa kita jaga kehalalannya,” ujarnya.

Muhammad Ilham Maulana mencontohkon produk makanan kemamah dari Aceh Utara yang sudah mulai masuk ke pasaran Malaysia. Dengan dibukanya prodi baru ini, ia berharap produk-produk lainnya juga bisa tembus ke pasaran luar.

“Paling penting dari target ini semuanya adalah bagaimana caranya mempertahankan kesinambungan prodi tersebut. Jangan patah semangat. Diharapkan konsisten dengan jurusannya. Harapnnya setelah proses penerimaan mahasiswa, penjaminan mutu itu sudah dimulai. Jangan sampai dosennya kurang, studi banding atau proses belajar diperbanyak, diperbanyak unit-unit usaha,” tutup Ilham Maulana. (Agusnaidi B/Sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *