Wacana Pembelajaran Tatap Muka, Semua Pihak Harus Menyiapkan Diri

Berita 20 Sep 2021 0 57x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah  Sabtu (18/9), channel YouTube @tvMu Channel mengadakan live steaming dengan mengusung tema “Pembelajaran Tatap Muka: Siapkah?” Kegiatan ini menghadirkan Alpha Amirrachman (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah), Rita Pranawati (Wakil Ketua KPAI), Aldila S. Al Arfah (Wakil Ketua MCCC PP Muhammadiyah), dan Dwiwahju Dian Indahwati (Ketua Kesehatan PWA Jabar/Ketua MCCC Jabar) sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Aldila menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 yang akan menjadi long pandemi mengharuskan masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada. Meski begitu, seorang anak tetap mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang memadai, meskiput mereka tidak dapat sebebas dulu dalam mengakses lingkungannya. Keterbatasan situasi itu tentu akan membuat orang tua menjadi dilema, terutama bagi orang tua yang keduanya bekerja.

Aldila menambahkan bahwa MCCC dan Dikdasmen telah berkoordinasi menyusun protokol kesehatan sebagai bentuk persiapan pembelajaran tatap muka yang akan segera dilaksanakan, yakni dengan melakukan screening kepada keluarga anak yang bersekolah, kepada guru dan seluruh karyawan sekolah, transportasi yang digunakan untuk berangkat dan pulang sekolah, dan aktivitas di sekolah.

Baca Juga: Strategi Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19

Amirrachman juga menyampaikan bahwa Majelis Dikdasmen sudah mengeluarkan surat edaran tertanggal 21 Juli 2021 yang melampirkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diterbitkan sebelumnya dan disusun bersama-sama dengan MCCC dan tetap mengikuti arahan yang diberikan oleh pemerintah. Dengan demikian MCCC, di daerah dan wilayah didorong untuk memberikan pendampingan kepada sekolah-sekolah yang ada.

Mengenai rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dilaksanakan, Rita Pranawati menegaskan bahwa kesehatan anak sangat perlu diperhatikan, karena kesehatan menjadi aspek utama dalam pelaksanaan PTM. Kesiapan infrastruktur, sarana pra-sarana, dan pemahaman orang tua menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan. Persetujuan orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka menjadi hal yang penting, karena bagaimanapun kondisi anak hanya orang tua yang memahaminya.

“Terkait dengan tatap muka sekolah, KPAI punya pertimbangan sendiri, yakni harus ada 5 Siap: siap daerahnya, siap sekolahnya, siap gurunya, siap orang tuanya, dan siap siswanya. Ini menjadi bagian penting, karena tidak bisa sekolah itu tidak berkoordinasi dengan Pemda atau di dalam konteks Muhammadiyah adalah ada MCCC yang menentukan,” ujar Rita.

Sementara itu, Dwiwahju menyampaikan bahwa yang perlu diperhatikan tidak hanya 5 siap, karena kesiapan masyarakat juga perlu perhatikan. Sangat disayangkan sekali ketika sekolah sudah mempersiapkan semuanya secara maksimal, tetapi dari masyarakat belum ada kesiapan sehingga protokol yang berlaku hanya dijalankan di sekolah saja. (fathia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *