Berita

Yulis Hadiati, Sosok Perempuan Tangguh yang Dipercaya Menjadi Ketua Pimpinan Muhammadiyah

Ciamis, Suara ‘Aisyiyah – Bukan menjadi Ketua Pimpinan ‘Aisyiyah, melainkan Ketua Pimpinan Muhammadiyah, seperti itulah sosok Yulis Hadiati. Seorang perempuan yang diamanahkan untuk menjadi Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rancah.

Usut punya usut, ternyata Yulis telah menjadi Ketua PCM Rancah selama empat periode berturut-turut. Selama beberapa kali Musyawarah Cabang (Musycab) diadakan, selalu dirinya yang akhirnya dipercaya oleh para musyawirin untuk mengemban amanah tersebut hingga beberapa periode.

Meskipun saat ini PCM Rancah menjadi PCM termiskin se-Kabupaten Ciamis, bukan berarti kinerja Yulis selama bertahun-tahun itu tidak membuahkan hasil. Selama ini, dia telah berhasil membangun harmoni antara ortom-ortom yang ada, seperti ‘Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Harmoni ini cukup terlihat dari hangatnya suasana kekompakan dan kekeluargaan antar anggota dan kader persyarikatan yang ada di bawah PCM Rancah.

Hanya saja, PCM Rancah ini diketahui tidak memiliki banyak AUM (Amal Usaha Muhammadiyah). Saat ini, mereka masih dalam proses membangun sebuah masjid dan mengembangkan sekolah yang baru didirikan pada periode 2015-2020.

Baca Juga: Elyda Djazman: Kepemimpinan Ukhuwah untuk Perempuan Berkemajuan 

Dengan berbagai dinamikanya, Yulis adalah seorang perempuan yang berhasil mencetak sejarah, setidaknya di PCM Rancah maupun di persyarikatan Muhammadiyah itu sendiri. Tercatat, Yulis Hadiati adalah satu-satunya perempuan yang pernah menjabat sebagai ketua dalam catatan kepemimpinan PCM Rancah. Bahkan dibawah kepemimpinannya, pimpinan sekelas kecamatan itu berhasil mempertahankan solidaritas antar anggota dan progresifitasnya. Tentu hal ini membuatnya mendapat apresiasi dari banyak pihak.

PCM Rancah yang berdiri sejak tahun 1968 ini berhasil bertahan dan membangun 9 ranting yang ada dibawahnya. Bukan hanya warga setempat saja, bahkan konsistensi mereka selama tiga periode terakhir juga telah mendapat pujian dari PWM Jawa Barat. Dalam berbagai perlombaan yang diadakan, PCM Rancah masih terus meraih prestasi yang menjadikan mereka tetap eksis di kancah persyarikatan. Dalam acara resepsi milad ke-111 Muhammadiyah, PWM Jawa Barat mengapresiasi keberhasilan-keberhasilan tersebut dengan memberi penghargaan “PCM Inspiratif” kepada PCM Rancah.

Dalam menjalankan kepemimpinannya, Yulis percaya bahwa dengan persatuanlah mereka dapat menjawab tantangan dan rintangan yang ada. Tanpa semangat kebersamaan dan persatuan, PCM Rancah tidak akan mampu solid seperti sekarang ini. Amanah yang diemban untuk mengabdi kepada masyarakat dengan visi misi Muhammadiyah tentu tidak bisa ditinggalkan diacuhkan begitu saja. (Landung)

Related posts
Berita

Women's Space Paragon: Karena Setiap Perempuan adalah Pemimpin

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – “Leaderful women!” begitulah sapaan yang berulang kali diserukan dalam acara Women’s Space yang diinisiasi oleh Paragon, perusahaan yang…
Berita

PDA Kabupaten Kudus Gelar Talk Show Perempuan Cerdas Politik Berkemajuan

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Talk Show ‘Aisyiyah merupakan kegiatan sinergi antara LPPA, MHH, LK, MPK, dan LLHPB Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten…
Tokoh

Belajar dari Jacinda Ardern, Yakin Masih Ragukan Pemimpin Perempuan?

Oleh: Tati Jumlah pemimpin perempuan di ranah publik di Indonesia terus mengalami peningkatan. Sekalipun pada praktiknya, di beberapa daerah, kepemimpinan perempuan masih…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *